kenali lebih jauh

Rabu, 26 Juli 2017

AKU, TIKUS, SAPI DAN LALAT. ENTAHLAH?

pagi tadi kudengar tikus di loteng mencicit
mencicit atau menggigit? entahlah
yang kutahu dia berbincang tentang kawin cerai artis di TV
dari suaranya, rasanya ia paling tahu kehidupan selebritis

kemudian seekor sapi melenguh meintasi jendela kamarku
melenguh atau mengeluh? entahlah
yang kutahu dia berorasi tentang kenaikan harga BBM
dari suaranya, nampaknya ia paling tahu masalah ekonimi dunia

dan akhirnya seekor lalat mendenging hinggap di kakiku
mendenging atau mendengki? entahlah
yang kutahu dia berkabar tentang kisruh vaksin pasu dan masalah BPJS
dari suaranya, agaknya dia paling tahu manajemen kesehatan

dan aku?
disini tetap memilih untuk bersemayam di bawah selimut hangat
memulai mimpi baru tentang dunia yang lebih baik
pasrah atau mengalah? entahlah
aku bukan tius yang mencicit sambil menggigit,
bukan juga sapi yang melenguh sambil mengeluh,
atau lalat yang mendenging sambil mendengki
aku bukan maha tahu

Denpasar, 6 Agustus 2016
-WAR-

DALAM BILIK

celengan usang di sudut lemari
laba-laba renta menenun jaringnya di langit-langit
seonggok kertas tak  beraturan di atas meja
kaca putih berhias debu tak bercahaya lagi
dan disudut sana, kipas angin tua berputar,
menyanyikan baladanya

sedangkan aku masih disini, terbujur di atas kasur
sama seperti mereka,
tak terurus

Denpasar, 14 Agustus 2016
-WAR-

ILALANG

ilalang berbisik pada angin
sudahkah ini berakhir?
angin diam, langit tertegun

ilalang bimbang
aku tahu ini akan lebih lama dari akhir zaman
dan ilalang, angin, langit, dan aku kini diam, tak lagi berbisik

Denpasar, 17 Agustus 2017
-WAR-

TENGGELAM DALAM KECUPAN MALAM

pedati tuaku akhirnya tiba
alun-alun kota gempita
tak seperti malam itu
saat kita tenggelam dalam kecupan malam

dan aku, rasanya tak lagi utuh
separuh jiwaku rapuh
setengah tubuhku luluh
tak seperti malam itu
saat kita tenggelam dalam kecupan malam

apa kabarmu disana?
wahai ksatria muda berselendang sutra
masihkah kau simpan rajutan mimpi itu?
atau masihkah kau ingat malam itu?
saat kita tenggelam dalam kecupan malam

Denpasar, 23 Agustus 2016
-WAR-

BEKU

sebilah pisau diatas meja,
hmmm,
tak lebih tajam dari kata-kata
tak lebih menyakitkan dari kerinduan


ya, tetaplah seperti itu
beku, aku tak mampu

Denpasar, 25 Agustus 2016
-WAR-

MATA

ada sekotak cahaya dari utara
bukan bintang kejora
bukan serpihan andromeda
hanya kilatan mata, yang bergumam dalam doa

Denpasar, 12 September 2016
-WAR-

MENDUNG

ada mendung yang tak lagi murung
ada mendung yang tak niscaya hujan
ada mendung yang kini kurindukan

Denpasar, 22 September 2016
-WAR-